Everyday Is A Miracle

Be happy and enjoy every single bite of it

Solo: The Spirit of Java

Leave a comment

Yups, setelah sukses dengan liburan bareng ke Puncak, kali ini gw and team sukses juga liburan bareng ke Solo. Ini dia foto2nya. Ceritanya menyusul aja……..

Turun dari pesawat, langsung cari spot buat foto2. Sempet minta tolong mas2 petugas bandara untuk fotoin bertiga di tengah lapangan yang langsung ditolak mentah2, hihihi….Akhirnya kita minggir dikit dan foto2 sendiri aja…….
Sambil menunggu mobil jemputan, tak lupa foto2 dulu dong

Selain disewain mobil gratis sama Nisti si tuan rumah, di dalem mobil juga udah disediain regginang goreng dan serabi notosuman. Makan dulu ah.....soalnya belum sempat sarapan. Di sini masih bisa duduk lega bertiga di mobil, gak kebayang deh kalo udah jemput yang lain bakal kayak gimana, hehehe....

                                                        Setelah nyari sarapan nasi liwet dan belanja di Orion, langsung ke perhentian                                                     pertama yaitu ke hotel Geng cewex langsung heboh foto2 di kamar
Foto atas: makan nasi liwet dulu soalnya udah laper berat. Sayang lauknya cuma sedikit jadinya masih laper.
Habis itu foto2 mulai dari keluar kamar, di lobi hotel, sampai di depan pintu masuk hotel
Foto di depan restoran The Coral (atas) dan di dalam lift (bawah)

Dari hotel, lanjut belanja ke Kampung Batik. Gw cuma beli dompet aja 2 biji buat oleh2. Sambil nunggu yang lain belanja dan sholat, foto2 dulu dong as usual

Karena udah kelaperan, langsung menuju ke Bebek Slamet yang katanya beken. Pertama2 emang berisik banget, tapi begitu makanan datang semua langsung pada diem dan sibuk makan. Bebeknya enak, asin dan garing dan gurih, sambel dan kol gorengnya juga mantabbb!!! Makan pake tangan sambil duduk lesehan dan nyemilin kerupuk makin menambah nikmat aja deh. Letak warungnya di pinggir jalan besar tapi agak menjorok ke dalam. Kita mesti lewat jembatan ke arah perkampungan gitu yang diapit kali besar. Gambar kanan bawah itu foto di jembatannya

Setelah makan dan tenaga terisi penuh lagi, langsung lanjut belanja kerupuk dan aneka snack

Masih bisa gaya2an di mobil APV yang diisi sama 1 sopir, 8 penumpang yang 6 di antaranya berbadan besar, dan barang2 serta kardus2 hasil belanja kalap

Setelah puas belanja, tujuan selanjutnya adalah ke Keraton Solo buat foto2 lagi tentu saja

Sempet2 aja deh foto berdua.....

Lihatlah betapa hepinya ekspresi kami, sementara orang2 lain berfoto dengan gaya santun ala keraton, tapi kami lebih memilih gaya seenak dewek....

Foto rame2 ini diambil dengan bantuan bapak pemandu yang sibuk menjelaskan dari awal ampe akhir sejarah keraton. Sementara sebagian sibuk mendengarkan, gw dan beberapa orang lainnya malahan kabur buat poto2 sendiri

Walaupun keraton ini gak berapa luas, dan objek fotonya itu2 aja dan menurut gw sih kurang terawat banget, tapi teteup dong di tangan kami bisa jadi objek foto yang bagus (pede jaya.com). Apalagi semua artisnya bergaya natural

Di manapun dan kapanpun kamera dijepret harus siap2 pasang aksi

Foto2 di dalam museum di keraton, di sini udah gak ditungguin sama bapak pemandu lagu, udah bosen kayaknya ngomong ngalor ngidul gak ada yang semangat dengerin, malah pada sibuk kabur buat foto

Museum ini cukup spooky, pas buat film night at the museum. Ditambah sepi banget pulak. Akhirnya berakhirlah perjalanan kami di keraton ini

Berakhir, eh gak juga dong, masih sempet kita foto2 dulu sebelum keluar, hihihi....mumpung ada fotografer gratisan dan model gratisan juga....

Eits, semoga belum bosen, ada yang ketinggalan diposting, yang tengah itu foto dengan background Pangeran Diponegoro. Yang bawah itu menuju pintu keluar.

Sebelum gw balik ke airport, kayaknya masih ada waktu sebentar buat ngadem2. Karena udah haus banget, akhirnya kita diajak mampir sama driver ke Es Kobar (kebetulan searah ke airport). Jadilah kita minum es campur dan es buah seharga 6000 perak segelas besar (murah ya....es campur isinya alpukat, nangka, kelapa, dan roti tawar). Sebelumnya, foto2 tetap lanjut dunks. Gambar bawah itu mie ayam yang dateng duluan. Kuahnya rasa semur alias manis banget alias gak enak, hehehe.....gak biasa makan mie rasa begini sih....

Pesen es dan bakso (semangkok 7000 rupiah). Lumayan dibanding mie ayam, walaupun lebih enak bakso Pak Kumis di kantor gw sih. Lumayan deh daripada kelaperan di pesawat. Padahal barusan makan bebek, tetep aja hajar makan lagi....

Dari sini langsung ke airport, dan pulang ke Jakarta dengan selamat dan dengan sejuta kenangan indah tentunya……….

Sampai bertemu di liburan selanjutnya ya teman2……

Author: cruiseoflife

Hi there. I'm from Indonesia but now live quite far away from my home country. I love cooking for my family. I learned how to cook for the first time from my mom and I believe that mom's cooking is always the best, and I do hope that my son will feel the same too even though he grows up so fast. I love Indonesian food as I grew up with it, and I promise to myself that my son, although he doesn't live in Indonesia right now, will always like and enjoy authentic Indonesian food. I make this blog so that my family will always remember our togetherness and happy time that we had, are having, and will have when we eat together and have good memories about a mother's love through her dishes. Hopefully these recipes will help other people to make healthy home cooked dishes for their families.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s