Everyday Is A Miracle

Be happy and enjoy every single bite of it

One Rainy Day In Pasir Ris Park

Leave a comment

Setelah hujan yang deras sehari sebelumnya waktu kita ke Science Center, maka pagi ini bangun dengan udara cukup cerah dan ada panas. Jadilah kita dengan semangat tinggi memtuskan ke Pasir Ris Park, yang menurut rekomendasi dari internet sih katanya oke banget buat anak2. Perjalanan naik MRT ke sana sih cepet. Terus sampe di White Sands Mall, dan ke Pasir Ris Interchange, kita bingung mesti naik apa ke sananya. Cari2 di inet juga gak ada referensi bis ke sana. Alhasil kita naik bus yang kira2 tujuannya ke Pasir Ris Park.

Sampai di Park, kita bingung lagi karena ternyata tamannya gue…….de…… bua……..nge………ttttttttt segede2nya, gak ketemu tuh playground. Nanya orang sana sini pada gak tau dan kita dikasih arah yang salah pula. Ampun deh, mana panas pula. Akhirnya oma sama papa memutuskan untuk pulang aja deh, katanya mungkin salah kali sebetulnya gak ada playground. Tapi mamanya tetep keukeh bahwa pasti ada somewhere nowhere yang kita gak tau. Akhirnya ada pencerahan juga, ada yang kasih tau arah yang benar, dan setelah mamanya perhatikan ternyata ada petunjuk di peta di pinggir jalan tapi memang kecil banget. Ternyata playground ada di area 4, sementara kita masih di area 1. Dan masing2 area itu besar banget. Oya, di Pasir Ris Park ini banyak pohon2, laut tapi gak bisa buat berenang, tempat buat piknik dan main sepedaan, buat jogging, pokoknya ideal banget deh buat rekreasi gratisan. Ada hall buat acara wedding juga. Saking gedenya sampe bisa dikiterin pake bus kali dalemnya (oya mobil gak boleh masuk).

Berhubung papa mesti ke airport, maka tinggal kita bertiga aja deh yang berjuang mencari playground itu. Pas lagi jalan di area 2 atau 3, tiba2 aja hujan sederas2nya. Langsung kita ngungsi ke bawah tempat berteduh. Tapi si bocah bosen jadinya kita putusin jalan aja menembus hujan. Setelah capek berat, sampailah kita di playground itu. Fiuh, akhirnya. Memang bagus dan besar banget. Ada mainan pasir, perusutan, panjat2an, perusutan tinggi banget, maze, ayunan, kereta, dll dengan latar belakang laut. Sayang semuanya ……basah Β dan masih gerimis pula.

Akhirnya ya udahlah mamanya kasih si bocah main, sekalian aja deh bajunya basah kuyup. Lumayan lama dan seru deh mainnya, walaupun basah2an. Bisa dilihat di gambar2 di bawah ini. Mainnya sambil pake topi dan payung, dan untungnya hujan sempet brenti juga. Habis itu, hujan lagi deres banget pas kita mau pulang. Mamanya sempet liat ada jalanan di depan park, dan ada bus yang lewat juga. Gambling aja deh akhirnya mau coba pulang lewat situ daripada menyusuri jalan yang tadi kita pergi yang jauh banget dalam kondisi hujan.

Ternyata oh ternyata, ada bus di halte depan taman persis yang ke Pasir Ris Interchange. Cuma ada satu dari situ, no. 403. Lumayan jauh lho jalannya ke Pasir Ris Int. Ternyata harusnya pas berangkat tadi kita juga naik bus ini. Bus ini dari terminal belok kiri, sedangkan yang kita naik pertama kali belok kanan. Untuk rutenya bisa dilihat di websitenya sbs transit. Naik dari terminal, perhatikan aja jalan di sebelah kanan, begitu ada park siap2 aja berhenti, atau kalau kelewatan ikutin aja bus ini muter dan turun di Aft Pasir Ris Way, gw naik dari sini pulangnya.

Dan inilah foto2 park, dari panas terik ke hujan deras. Belum ada deh kayaknya foto2 park ini dalam keadaan basah kuyup, biasanya bagus2 fotonya cerah dan shiny. Cuma berhubung ini hujan, ya sudah deh gak papa, yang penting having fun dan bisa pulang dengan selamat.

Berjalan berkilometer demi mencari playground, pake acara nyasar segala lagi. Untung akhirnya ketemu juga

Sebagian area bermain yang sempet difoto. Gak bisa foto semua karena basah banget habis hujan dan masih gerimis sedikit juga. Ada sebagian area yang ditutup juga karena lagi diperbaiki. Lagipula si bocah udah mulai gak sabar juga untuk cepet2 bermain

Pertama menyusuri jembatan kecil ini, yang di bawahnya banyak genangan air. Mungkin karena di Jakarta gak pernah boleh main beginian, di sini seneng banget. Kalo ada genangan sengaja diinjek dan diloncat2in, sampe sepatunya basah semua dan mamanya harus hair dry sepatunya di kamar mandi umum dulu sebelum pulang

Setelah itu menuju ke titian ini dan loncat ke dalam bermain dengan huruf-huruf

Setelah itu naik tangga menuju ke perusutan

Dan meluncur di perusutan, berhubung habis hujan jadinya baju dan celananya basah kuyup deh. Sekalian aja deh basah, semua perusutan hajar bleh!

Enjoying the colorful slides

Meniti jembatan yang gagal. alias cuma seperempat jalan aja udah bubar, soalnya rutenya ternyata susah bener. Kalau yang kanan bawah, itu spiderweb menuju perusutan yang tinggi banget. Karena mamanya merasa bahwa ini belum bisa (dan kebanyakan yang naik anak2 yang udah lebih besar), dan mamanya gak sanggup megangin, maka si bocah disuruh turun aja deh akhirnya.

Nah, kalau yang ini panjat2an yang walaupun tinggi tapi masih bisa dilalui tanpa bantuan. Walaupun agak2 licin karena habis hujan, tapi pelan2 akhirnya berhasil juga sampai ke ujung

Yang ini juga lewat deh, walaupun agak2 susah dikit, tapi sampe juga deh ke seberang

Bermain di area maze dan ayunan (dengan latar belakang laut). Habis itu....pulang

Pulang??? Belum deh, karena ternyata di terminal ada Pasar / kaki lima gitu. Jadi kita brenti situ dulu sebentar, dan Rafel sempet beli mainan ular tangga seharga 4 dollar. Terus mama yang udah haus total beli barley dingin 1 dollar. Liat2 sebentar gak ada yang menarik lagi, akhirnya kita mampir ke White Sands Mall buat ke toilet sebelum akhirnya bener2 pulang. Capek tapi seru….!!!

Numpang foto dulu di White Sands Mall dengan dekorasi Natalnya. Cuma dapet foto ini doang, soalnya udah capek banget. Mallnya tinggi tapi gak terlalu lebar kayaknya (tapi gak tau juga ya soalnya kan gak ngeliat semuanya)

Author: cruiseoflife

Hi there. I'm from Indonesia but now live quite far away from my home country. I love cooking for my family. I learned how to cook for the first time from my mom and I believe that mom's cooking is always the best, and I do hope that my son will feel the same too even though he grows up so fast. I love Indonesian food as I grew up with it, and I promise to myself that my son, although he doesn't live in Indonesia right now, will always like and enjoy authentic Indonesian food. I make this blog so that my family will always remember our togetherness and happy time that we had, are having, and will have when we eat together and have good memories about a mother's love through her dishes. Hopefully these recipes will help other people to make healthy home cooked dishes for their families.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s